(Source: maorisakai, via sebelasbintang)

9gag:

That count as love right? #9gag

9gag:

That count as love right? #9gag

Hidup ini sejatinya hanya perlu Allah, apapun yang didekatkan kepada kita adalah sarana kita untuk mendekatkan diri kepada Allah. Termasuk pasangan kita, orang tua kita, anak-anak kita, teman-teman kita, harta kita, dan apapun yang memenuhi hidup kita.
Kurniawan Gunadi (via melarik-awan)

(via sebelasbintang)

Jodoh itu datang ketika kamu siap, bukan ketika kamu ingin.
(via sebelasbintang)

Dan ketika keduanya siap, bukan cuma salah seorang

A mother is the truest friend we have, when trials heavy and sudden fall upon us; when adversity takes the place of prosperity; when friends desert us; when trouble thickens around us, still will she cling to us, and endeavor by her kind precepts and counsels to dissipate the clouds of darkness, and cause peace to return to our hearts.
Washington Irving (via feellng)

Aduh…mama kangen….cepat pulang…segudang cerita menunggumu

(via cintaudyna)

Kamu sedang bertumbuh, tentu sangatlah menyenangkan bisa melihat dan mendampingimu melewati segala proses tersebut. Melihat amarah dan caramu dalam mengendalikan ego, merasai gelisah dan gundahmu akan mimpi, sahabat dan mungkin percikan cinta.
Sesungguhnya melihat anaknya bertumbuh dewasa adalah kegembiraan dan kesedihan yang menyatu bagi setiap orang tua.

Kamu sedang bertumbuh, berjalan melewati fase kehidupan. Selalu ada kekeliruan..dalam memilih. Tapi bukan berarti semua telah berakhir. Hidup adalah tentang pilihan dan pelajaran tanpa henti, dan kamu tau dari setiap kekeliruan itu kamu belajar menjadi lebih baik.

Kamu sedang bertumbuh, seakan baru kemarin kami mengadzankanmu dan mendoakan (baca:menamaimu). Tangis manjamu saat meminta sesuatu, senyummu sambil memamerkan deretan gigi-gigi ompongmu. Masa-masa berganti dan sekarang kamu tidak mau lagi dianggap anak-anak, “aku udah gede” begitu katamu suatu kali.

Kamu sedang bertumbuh, jika saat ini kami tidak lagi bersamamu, yakinlah kematian tidak benar-benar memutuskan hubungan antara kita, kecuali kamu yang memutuskan. Maka kami akan selalu ada dalam doa dan kebajikan-kebajikan yang kamu lakukan.

(via rezaadipraya)

:”

(via alfienabella)

aku mau tetep jadi anak-anak di mata ayah dan ibu… semoga bisa menjadi anak yang bisa diandalkan :”“) #sedangmerindu

(via oktriani)

(via oktriani)

Untuk mencintaiku, kamu harus menjadi dirimu sendiri terlebih dahulu.

kurniawangunadi

(via kurniawangunadi)
Setiap orang punya jalan hidup dan cara pandang sendiri, tidak bijaksana jika menghakimi sepihak, karena kita tidak pernah tahu apa yang terjadi dalam hidupnya

kurniawangunadi

(via kurniawangunadi)

(via wonderword)

Suatu hari nanti, akan ada seseorang yang cukup sopan untuk mengetuk pintu hatimu. Perkara kamu mengijinkannya masuk atau tidak, sepenuhnya hakmu.

kurniawangunadi

(via kurniawangunadi)

(via boecahlawu)

Dalam hati, ada kata-kata yg tak pernah terucap.
Dalam logika, ada emosi yg tak pernah tertumpah.
Dalam tulisan, ada rindu yg tak tahu jalan pulang.
Dalam hujan, ada kenangan yg kembali didulang.
Dalam hirup pikuknya keramaian, ada jiwa-jiwa yg kesepian.

Dan dalam kesepian, ada hati yg dengan lantang meminta kau untuk kembali pulang.
Dalam logika, ada emosi yang tak pernah tumpah…
(via luthfitriana)

(Source: mbeeer, via luthfitriana)

Karuniakan kepada kami kepekaan, agar saudara kami tiada perlu berteriak saat menyampaikan cinta dalam nasehat, tapi cukup dengan isyarat mata, raut muka, atau bisik kecil yang menggetarkan
Salim A Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah (via fildzahamalya)

(via luthfitriana)

Life is like a sport. Sometimes you win, sometimes you lose, but the game always goes on.
I miss you, I miss your different views, I miss our unique, precious conflicts. I miss my weakness in front your calm and warm weapons, and my head falling on your shoulder no matter what the battle’s results were.

إشتقتلك. إشتقت لآرائك المختلفة، لصراعاتنا الفريدة الثمينة. إشتقت لضعفي أمام أسلحتك الدافئة الهادئة، و لرأسي يرتمي على كتفك مهما كانت نتائج المعارك
(via nizariat)
lionofallah:

Abu Hurairah (RA) narrated that Allah’s Messenger (SAW) said: ‘In the last third of every night our Rabb (Cherisher and Sustainer) (Allah (SWT)) descends to the lowermost heaven and says; “Who is calling Me, so that I may answer him? Who is asking Me so that may I grant him? Who is seeking forgiveness from Me so that I may forgive him?.”’ [Sahih al-Bukhari, Hadith Qudsi] 

Amr ibn Absah narrated that the Prophet said: ‘The closest any worshipper can be to His Lord is during the last part of the night, so if you can be amongst those who remember Allah at that time, then do so.’[at-Tirmidhi, an-Nasa’i, al-Hakim - Sahih] 

www.lionofAllah.com

lionofallah:

Abu Hurairah (RA) narrated that Allah’s Messenger (SAW) said: ‘In the last third of every night our Rabb (Cherisher and Sustainer) (Allah (SWT)) descends to the lowermost heaven and says; “Who is calling Me, so that I may answer him? Who is asking Me so that may I grant him? Who is seeking forgiveness from Me so that I may forgive him?.”’ [Sahih al-Bukhari, Hadith Qudsi]

Amr ibn Absah narrated that the Prophet said: ‘The closest any worshipper can be to His Lord is during the last part of the night, so if you can be amongst those who remember Allah at that time, then do so.’[at-Tirmidhi, an-Nasa’i, al-Hakim - Sahih]

www.lionofAllah.com

Insyaallah your future civil engineer :)